Kelurahan Manisrenggo merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Kota, Kota Kediri, dengan karakteristik demografi yang mencerminkan wilayah perkotaan yang dinamis serta memiliki keberagaman penduduk dari sisi usia, pendidikan, mata pencaharian, dan latar belakang sosial.
Jumlah dan Kepadatan Penduduk
Berdasarkan data profil kelurahan per April 2025, jumlah penduduk Kelurahan Manisrenggo tercatat sebanyak 4.641 jiwa, yang terdiri dari 2.333 penduduk laki-laki dan 2.308 penduduk perempuan. Jumlah tersebut tersebar dalam 1.570 kepala keluarga.
Dengan luas wilayah sekitar 1,764 km², tingkat kepadatan penduduk mencapai 2.578,62 jiwa per km², menunjukkan bahwa Kelurahan Manisrenggo merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk cukup tinggi dan bercirikan kawasan permukiman perkotaan.
Komposisi Penduduk Berdasarkan Usia
Struktur usia penduduk Kelurahan Manisrenggo tergolong cukup seimbang. Kelompok usia produktif (usia 15–64 tahun) mendominasi jumlah penduduk, yang menunjukkan potensi besar sumber daya manusia dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pembangunan wilayah.
Kelompok usia balita dan anak masih cukup signifikan, demikian pula kelompok usia lanjut (lansia), sehingga Kelurahan Manisrenggo memerlukan layanan sosial dan kesehatan yang berkelanjutan, khususnya Posyandu Balita dan Posyandu Lansia.
Tingkat Pendidikan Penduduk
Tingkat pendidikan penduduk Kelurahan Manisrenggo tergolong baik. Sebagian besar penduduk telah menyelesaikan pendidikan hingga jenjang SMA/sederajat, disusul oleh penduduk dengan pendidikan Diploma dan Sarjana (S1). Bahkan terdapat penduduk yang telah menempuh pendidikan hingga jenjang S2 dan S3, meskipun jumlahnya relatif kecil.
Kondisi ini menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia di Kelurahan Manisrenggo cukup memadai dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama dalam bidang kewirausahaan, pelayanan jasa, dan partisipasi dalam pembangunan berbasis masyarakat.
Mata Pencaharian Penduduk
Mayoritas penduduk Kelurahan Manisrenggo bermata pencaharian sebagai wiraswasta, diikuti oleh pelajar, ibu rumah tangga, serta penduduk yang belum bekerja. Selain itu, terdapat pula penduduk yang bekerja di sektor jasa profesional seperti tenaga kesehatan, pengacara, dan apoteker, meskipun jumlahnya terbatas.
Komposisi mata pencaharian ini mencerminkan karakter wilayah perkotaan dengan dominasi sektor informal dan usaha mikro kecil menengah (UMKM), yang menjadi tulang punggung perekonomian warga.
Agama dan Kehidupan Sosial
Dari sisi agama, mayoritas penduduk Kelurahan Manisrenggo memeluk agama Islam, dengan sebagian kecil penduduk beragama Kristen dan Katolik. Keragaman ini hidup dalam suasana yang harmonis dan toleran, tercermin dari kehidupan sosial masyarakat yang rukun dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.
Kewarganegaraan
Seluruh penduduk Kelurahan Manisrenggo tercatat sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Tidak terdapat penduduk berkewarganegaraan asing yang menetap secara administratif di wilayah kelurahan.
Kesimpulan Demografis
Secara demografis, Kelurahan Manisrenggo memiliki jumlah penduduk yang padat, struktur usia yang produktif, tingkat pendidikan yang relatif baik, serta kehidupan sosial yang harmonis. Kondisi ini menjadi modal utama dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan kelurahan, khususnya di bidang pelayanan publik, kesehatan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan peran sosial warga